Rabu, 04 April 2018

APMI Kota Makassar Siap Bangun Kembali Kejayaan Maritim Indonesia


Minggu (21/01/2018), Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) Komisariat Daerah Kota Makassar telah resmi berdiri dengan diterbitkannya Surat Keputusan Pimpinan Pusat APMI Nomor 003/SK-1A/006/APMI/I/2018. Sebelumnya, para pemuda maritim kota Makassar ini telah menyelenggarakan serangkaian pertemuan dan diskusi dalam rangka Pembentukan APMI Kota Makassar. Finalnya, pada 19 Januari 2018, Yusuf, S.Kel terpilih untuk memimpin kepengurusan sebagai Ketua untuk periode 2018-2020. Selain itu, telah disusun juga pengurus lainnya, antara lain Syafriman sebagai Wakil Ketua, Feby Asni Rahmadani sebagai Sekretaris, dan Nur Hayati sebagai Bendahara. 

Yusuf yang juga merupakan alumni Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin ini mengatakan latar belakang didirikannya APMI Kota Makassar adalah berawal dari keresahan kami sebagai pemuda yang melihat banyaknya isu maritim yang tidak dikaji dengan serius. “Potensi sumber daya alam di Makassar sangat besar begitu pun dengan permasalahan sumber dayanya, mulai dari nelayan miskin, penangkapan tidak ramah lingkungan, kualitas pendidikan yang rendah, sampah di perairan sampai reklamasi pantai menjadi isu yang belum mampu diselesaikan saat ini,” jelasnya.

Syafriman menambahkan, “Membangun Indonesia sebagai poros maritim dunia memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Akan tetapi, dengan membangun pondasi maritim, bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat maka pekerjaan seberat apapun akan terasa lebih ringan.” Dia menambahkan bahwa APMI Kota Makassar juga akan mengedepankan hasil riset dalam mengkaji suatu isu maritim sebagai masukan kepada pemerintah dalam merumuskan kebijakan. “Kami ingin menjadi bagian dalam perumusan kebijakan pemerintah yang berdasarkan IPTEK, data, dan fakta,” ujar mahasiswa Ilmu Kelautan Unhas ini.

APMI Kota Makassar memiliki tujuan untuk membantu dan menunjang visi organisasi secara nasional sesuai yang tertera dalam AD dan ART APMI yaitu menjadi gerakan dan wadah gagasan pemuda maritim Indonesia sebagai bentuk ideologisasi maritim guna membangun pondasi pengaderan maritim Indonesia berasaskan Pancasila. Dalam mewujudkan visi ini, APMI Komda Makassar akan mengadakan kegiatan yang meliputi: 
  1. Penelitian Kemaritiman
  2. Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  3. Diskusi, Seminar dan Pelatihan Kemaritiman
  4. Pemberdayaan Pemuda di Bidang Kewirausahaan
“Kami berharap sebagai pengurus APMI dapat memberi pengaruh positif dalam pengembangan bidang kemaritiman di Kota Makassar,” kata Feby. Makassar merupakan salah satu kota yang memiliki potensi di bidang kemaritiman yang sangat besar. Gugusan pulau di Kepulauan Spermonde misalnya, merupakan aset dengan sumberdaya alam laut yang melimpah. Dibutuhkan elemen-elemen yang mau bergerak dan memperhatikan sumber daya alam ini. Potensi sumber daya ini jika tidak dikelola dengan baik bukannya memberi manfaat malah bisa menjadi masalah nantinya. Feby menambahkan, “Dengan adanya APMI Kota APMI, kami akan berkontribusi dalam menjaga, mengelola, dan membantu pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Makassar sebagai pintu gerbang utama Indonesia timur menuju poros maritim dunia.”

Dengan visi dan misi yang berfokus di bidang kemaritiman, APMI Komda Makassar akan berupaya menanamkan kembali ideologi maritim yang sudah terlupakan, merefleksi kembali kejayaan maritim, turut serta dalam penentu kebijakan di bidang kemaritiman berbasis hasil riset, serta menjadikan APMI Komda Makassar sebagai wadah silaturahim, bertukar pikiran dan gagasan serta sinergi antarpemuda maritim di Kota Makassar begitupun dengan komunitas-komunitas yang ada di kota Makassar yang memiliki visi dan misi yang selaras untuk membangun kembali kejayaan maritim Indonesia.


Sumber: HUMAS APMI Makassar