Sabtu, 12 Maret 2016

Bersinergi Dengan Kemenpora Dalam Program Pemuda Untuk Wujudkan Visi Poros Maritim

Foto Bersama – Asisten Deputi bidang Peningkatan Kapasitas Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Dr. Alman Hudri, M,Pd dengan Assosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI).
Jakarta (08/03), Pada pertemuan antara Asisten Deputi bidang Peningkatan Kapasitas Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Dr. Alman Hudri, M,Pd dengan Assosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) beberapa hari lalu di Jakarta membuahkan kesepakatan mengenai program bersama untuk mewujudkan poros maritim dunia dalam konteks pembangunan pemuda dan masyarakat pesisir.

Dalam kesempatan itu, Alman mengungkapkan rasa bangganya melihat semangat anak-anak muda dalam membangun kemaritiman Indonesia. Menurutnya, hal tersebut suatu langkah yang positif sebagi cikal bakal terciptanya SDM maritim yang berkualitas.

Dirinya pun menyambut baik beberapa program yang disampaikan oleh APMI pada konteks pembangunan desa pesisir dan pembinaan pemuda dalam rangka memperingati Hari Nelayan 2016. “Kita akan bangun bersama pemuda maritim Indonesia melalui berbagai rangkaian program yang kita canangkan saat ini,” kata Alman.

Sementara itu, APMI yang diwakili oleh Ketua Umum Reynaldi Bahri Tambunan dan Sekjen Ahlan Zulfakhri beserta beberapa pengurus pusatnya menyampaikan dukungannya terhadap program maritim yang digagas Kemenpora. Organisasi Kepemudaan yang bergerak di bidang maritim itu akan mensinergiskan geraknya dengan program Kemenpora.

Di antaranya pembangunan desa wisata pesisir yang mengarah pada pemberdayaan pemuda untuk meningkatkan ekonomi masyarakat berbasiskan industri wisata dan olahraga.
Berikutnya ada Peringatan Hari Nelayan pada 6 April 2016 mendatang dan Launching Program Pemuda Maritim Bangun Pesisir.

“Kegiatan ini nantinya akan melibatkan lebih dari 6.000 pemuda di daerah Cilincing, Jakarta Utara dan seluruh Indonesia dengan bentuk kegiatan bazaar pemuda, lomba olahraga maritim traditional untuk para pemuda, lomba hias kapal nelayan dan kegiatan Sosial Kemasyarakatan pesisir seperti pelayanan kesehatan,” ujar Reynaldi

Di ujung pertemuan, APMI menyerahkan buku pemikiran kritis pemuda maritim yang ditulis oleh para pemuda yang memiliki komitmen untuk membangun kemaritiman Indonesia. Hal itu menjadi bukti komitmen APMI untuk menyongsong poros maritim dunia selain beberapa prestasi lain yang telah diukirnya.


Sumber: maritimenews.com